Pernah dengar gak kata-kata seperti ini??
“Keberuntungan adalah
ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan”
Ya, keberuntungan. Kita pasti pernah mengalaminya di mana saja. Namun,
ada kalanya saat kesempatan itu muncul, kita justru tak memiliki kesiapan
apa-apa. Apakah itu bisa disebut kesialan? Hm.. Sebagian dari kita pasti berpikiran
begitu. Kalau saya pribadi, menganggap ketidaksiapan itu sebagai pelajaran
hidup yang bisa dipetik hikmahnya, kemudian akan saya bagi kepada orang-orang.
Saya pernah mengalami kejadian yang tidak bisa saya lupakan. Ini ada
hubungannya dengan ketidaksiapan saya untuk menolong orang.
Kejadiannya ketika saya masih di semester 2. Waktu itu saya
bermaksud berangkat kuliah. Saya naik angkot dari depan rumah. ±5 menit
kemudian, angkot berhenti di Pasar Batangase untuk mencari penumpang. Saya melihat-lihat
di depan pasar, apakah ada penumpang yang hendak naik. Lalu saya melihat orang
itu. Baru saja turun dari angkot jurusan Kariango-Pasar Batangase. Seorang pemuda
berbaju putih krem yang tampak aneh. Dia terus saja melihat ke sekeliling
dengan tatapan gelisah. Sesekali dia melihat ke arah secarik kertas yang ada
dalam genggamannya. Kemudian dia menghampiri angkot yang saya tumpangi dan
berbicara dengan pak sopir dengan nada yang saangatt sopan.